Tak perlu takut dicopas

Pasti semua blogger tau apa itu istilah copy paste atau biasa disingkat copas. Copas lebih identik dengan kebiasaan buruk para blogger yang tidak bertanggung jawab. Jadi tidak heran kalau ada beberapa blogger yang tidak suka dengan blogger copas.

Kalau dipikir-pikir memang menyakitkan sekali jika artikel yang lama-lama kita buat dan menguras pikiran di copas secara mudah dan seenaknya saja. Walaupun tulisanya tidak bagus-bagus amat tapi kan cukup susah juga untuk membuat artikelnya. Apalagi kalau copas artikelnya tanpa menaruh link sumbernya… wah parah banget tuh kalau copas tidak bertanggung jawab dan tidak menghargai tulisan seseorang tuh.

Tapi kenapa kita harus memikirkan masalah seperti itu. Palingan kalau di bilangin dan dimarahin juga masih saja copas. Kalau berbicara tentang copaser yang tidak bertanggung jawab memang tidak ada habisnya.

Ada beberapa blogger yang putus asa ngeblog karena hasil tulisanya di copas terus. Jadi terasa percuma membuat artikel berkualitas kalau selalu dicopas. Semangat membuat artikel pun jadi kendor gara-gara perkara artikelnya di copas.

Sebagai seorang blogger yang bijak dan pintar kita harus mengambil sisi positif dari masalah tersebut. Salah satunya yaitu dengan dicopas sobat bisa tau kalau artikel sobat mempunyai daya tarik untuk seorang pengunjung. Jangan sampai kita berhenti berkarya hanya karena artikel kita dicopas. Toh dicopas tidak akan menghentikan kemajuan blog kita. Mungkin kalau artikel kita dicopas itu hanya cobaan kita ngeblog. Maka dari itu kita tak perlu takut bila ada yang mengcopas artikel kita. Bila ada yang mengcopas artikel kita anggap saja itu rambu-rambu kalau tulisan sobat sangat diminti oleh pengunjung.

Advertisements

14 thoughts on “Tak perlu takut dicopas”

  1. Biasa nya tukang copas atau copaster itu adalah blogger pemula yang ingin belajar ngeblog. Tidak ada maksud mereka untuk mengambil karya milik orang lain, hanya ketidak tahuan mereka saja bahwa hal itu tidak baik untuk dilakukan. Tujuan tukang copas cuma ingin agar blognya penuh dengan artikel dan mereka sudah cukup puas bisa membuat blognya terlihat bagus dan penuh artikel di dalamnya.

    Setelah mereka tahu bahwa copas artikel itu ndak baik buat blog, pasti mereka akan meninggalkan metode copas artikel.

    Komentar ini berdasarkan kisah nyata dan pengalaman pribadi. πŸ˜€

  2. Betul seperti yang dikatakan mas dorry. Kebanyakan pelaku copas adalah blogger pemula (baru belajar ngeblog). Justru saya malah akan senang jika tulisan saya dicopas, saya akan mendatangi dan berkomentar disana, seperti: wah keren ya, bagus banget dsbnya. hehe… membuktikan bahwa apa yang kita tulis berarti bermanfaat.
    Walaupun agak sebel juga sih mas, agak sakit bgt kalo tulisan kita di copas. Tapi menyadari juga kalau dulu saya juga berperilaku seperti itu saat awal mulai ngeblog sekitar tahun 2009. Dan saya sudah menghentikan itu sejak lama karena gag ada manfaatnya. Toh artikel copasan yg tidak mencantumkan link back cuma buat kelihatan populer aja kok. Malah peringkat kita sbg penulis asli mlh jjadi semakin naik di mesin telusur. Seperti itu yg saya alami. Thanks

  3. Kalo di copas karena dia share / mencantumkan link, itu bagus. Kalo di tanpa mencantumkan link dan diakuisisi, itu namanya pencurian.. Tinggal di laporin aja sama google πŸ˜€ heheh

  4. paling enek yang copas itu gabaca baca dulu artikel yang kita tulis itu apa :v bahkan pernah artikel diary saya kena copas :v padahal diary lho kehidupan saya sehari hari eh di copas :v hahaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s