Artikel Blogging Magazine tidak pernah mencapai 650 kata, Kenapa ?

Sebagai admin Blogging Magazine, Saya malah tidak sadar kalau semua artikel blog ini tidak sampai 650 kata. Hal tersebut baru saya sadari setelah saya membaca artikel Mas Ridha yang menjelaskan tentang jumlah kata pada artikel blog. Entah dari mana saya bisa mendapat rasa penasaran untuk mengetahui jumlah kata pada artikel di blog ini. Padahal sebelumnya saya sangat tidak begitu peduli dengan jumlah kata pada artikel blog. Yang saya tau kalau jumlah kata pada artikel hanya untuk penerapan SEO semata. Dasar saya membuat artikel pada blog ini yaitu hanya untuk berbagi informasi yang bermanfaat dan ikut-ikutan bersaing di Search Engine walaupun jumlah kata pada artikel sangat tidak memadai SEO.

Berikut inilah beberapa sebab kenapa artikel pada blog ini tidak sampai 650 kata.

Minimnya Perbendaharaan kata . Walaupun saya sudah mempunyai banyak blog (yang terbengkalai) saya masih tetaplah seorang anak remaja yang masih belum tau apa-apa. Perbendaharaan kata saya masih sangat sedikit di bandingkan dengan kakak-kakak blogger yang lain. Walaupun hal ter
sebut terlihat sepele namun pada faktanya, semakin banyak perbendaharaan kata maka akan semakin mudah pula untuk seorang penulis mengarang atau menyusun sebuah kata-kata yang berkualitas dan berkuantitas tinggi. Bila dilihat dari pengalaman ngeblog saya selama ini, bisa di bilang saya baru mempunyai perbendaharaan kata yang masih sangat sedikit karena banyak sekali hal-hal yang saya belum tau.

Waktu yang tersedia tidak mencukupi adalah salah satu faktor yang cukup merepotkan saya dalam membuat artikel. Mungkin semua blogger mengalami hal itu juga tetapi rata-rata dari mereka sudah mempunyai beberapa solusi untuk mensiasati masalah seperti ini. Salah satunya yaitu dengan menyicil atau membuat sedikit demi sedikit artikel bila sudah dirasa cukup maka tinggal dipublikasikan.

Mungkin dari beberapa blogger bisa melakukan hal itu. Tetapi tidak dengan saya karena saya paling tidak bisa membuat artikel secara bertahap atau sedikit demi sedikit. Entah karena apa, jika saya membuat artikel secara bertahap, maka hasilnya akan menjadi acak-acakan dan tidak saling berhubungan antara satu paragraf dengan paragraf lain. Saya lebih suka membuat postingan yang langsung jadi dan siap dipublikasikan dibandingkan dengan membuat postingan secara bertahap yang saya rasa memotog banyak ide. Jadi, bisa di bilang banyaknya jumlah kata pada artikel blog saya tergantung pada waktu yang tersedia. Jika saya memiliki waktu yang cukup banyak untuk membuat artikel maka jumlah kata yang dihasilkan pun akan banyak. Dan sebaliknya jika waktu yang saya miliki sempit maka jumlah kata yang saya hasilkan pun hanya sedikit pula.

Sering kehabisan ide saat di tengah pembuatan artikel adalah hal yang menyebabkan jumlah kata pada artikel saya tidak sampai 650 kata. Bagaimana tidak ide sangatlah penting. Jika ide tersebut hilang maka artikel pun akan berhenti di jalan dan akan selesai dengan apa adanya.

  • 3 hal yang dapat menghilangkan ide saat menulis postingan
  • Dan jika dibaca maka artikelnya tidak terasa indah dan menyenangkan hati sang pembaca.

    Itulah sobat blogger beberapa hal yang membuat artikel blog ini tidak sampai 650 kata. Kalau dibaca-baca memang sepele hal-hal tersebut. Tapi entah kenapa sejak saya membuat blog ini artikel saya bisa di bilang apa adanya… 40% dari hati, 40% pikiran dan 20% dari pengalaman.

    Advertisements

    18 thoughts on “Artikel Blogging Magazine tidak pernah mencapai 650 kata, Kenapa ?”

    1. waduh … sy malah bnyk postingan yg gak nympe batas minimal SEO ,,,hehehe

      maklum masih belajar nulis mas, pertama belajar biar yang baca gak bosen aja bacanya karena ngoler2 ,,,heheh apalgi tulisan sy mash jelek coba ,,, hehe πŸ˜€

        1. Bukan gak mau sampai 700 kata. Saya tahu kalau karakter orang Indonesia itu ‘malas’ membaca. Mangkanya saya membuat artikel sesederhana mungkin. Kalau saya buat panjang-panjang apalagi tanpa gambar, sudah malas duluan biasanya ngeliat tulisannya. πŸ™‚

    2. sama saya juga jauh dari target tulisan seo karena tulisan saya juga ngalor ngidul ga tentu arah, yang penting sejauh mana kita membutuhkan kata dari penjelasan tema yang dibutuhkan.. coba lihat yang nongkrong di page one, tidak semuanya mencapai 700 kata kan..

    3. blogazine atau magazine selalu mengedepankan desain posting artikel, dan biasanya mereka tidak bisa konsisten update artikel setiap hari, karena itu mikir desainnya yg lama …
      posting artikel harus berbeda-beda, karena dituntut keunikannya … πŸ™‚

    4. kalau saya berpikir blog gazine lebih ke desain, bagaimana sebuah artikel simpel dan memberikan minat baca sekaligus menarik untuk di lihat.

      soal seo, saya tidak menerapkan berapa kata dalam postingan saya yang jelas saya menulis sesuai bahan yang saya bahas, jika perlu panjang ya panjang artikelnya, jika pendek ya pendek.

      tapi bukan berarti tanpa optimasi on page

    5. klau menurut saya sich klau seo nya nggak sampai di 600 kata, itu sich cocoknya buat berita. hehehehe Btw Seo Itu Apa Sich? Mudah-mudahan sy tidak salah, klau seo itu jumlah kata yang harus ada pada konten di setiap blog.

    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s